KETUA TEKNISI WIFI

WIKARTASurabaya, Jawa Timurglintsveröffentlicht 22.10.2026
Muss:AI

Your tasks

TANGGUNG JAWAB UTAMA Posisi: Ketua Teknisi (Technical Leader)

1. Manajemen dan Koordinasi Tim Teknisi

  • Memimpin, mengarahkan, dan mengawasi aktivitas teknisi dalam pelaksanaan instalasi, pemeliharaan, perbaikan, serta pengembangan jaringan.
  • Mengatur pembagian tugas dan penugasan teknisi berdasarkan prioritas pekerjaan, tingkat urgensi gangguan, serta kemampuan masing-masing anggota tim.
  • Memastikan seluruh pekerjaan yang menjadi tanggung jawab tim diselesaikan sesuai target waktu, standar kualitas, dan SOP perusahaan.
  • Memantau progres pekerjaan harian, mengevaluasi hasil kerja teknisi, serta memberikan arahan dan solusi apabila ditemukan kendala di lapangan.
  • Memastikan kedisiplinan, keselamatan kerja, dan kepatuhan seluruh anggota tim terhadap prosedur operasional perusahaan.
  • Membantu meningkatkan kemampuan teknis anggota tim melalui pengarahan, pendampingan, dan transfer pengetahuan.

2. Instalasi dan Konfigurasi Jaringan

  • Mengawasi dan melaksanakan pemasangan perangkat jaringan, seperti modem/ONT, router, access point, antena, serta perangkat pendukung lainnya di lokasi pelanggan maupun titik jaringan.
  • Memastikan konfigurasi perangkat dilakukan sesuai standar perusahaan untuk menghasilkan konektivitas dan kualitas layanan yang optimal.
  • Memastikan instalasi kabel fiber optik, penarikan kabel, terminasi, serta pemasangan perangkat jaringan dilakukan dengan benar dan rapi.
  • Melakukan pemeriksaan akhir terhadap hasil instalasi sebelum pekerjaan dinyatakan selesai.

3. Pemeliharaan dan Perbaikan Jaringan

  • Mengkoordinasikan dan melaksanakan pemeliharaan rutin terhadap jaringan akses, jaringan distribusi, backbone, serta perangkat jaringan untuk menjaga kestabilan layanan.
  • Mengidentifikasi, menganalisis, dan menangani gangguan jaringan, baik pada sisi pelanggan maupun infrastruktur jaringan perusahaan.
  • Menentukan prioritas penanganan gangguan berdasarkan dampak, tingkat urgensi, dan jumlah pelanggan yang terdampak.
  • Memastikan setiap gangguan ditangani hingga tuntas serta melakukan pemeriksaan ulang untuk meminimalkan terjadinya gangguan berulang.
  • Melakukan eskalasi kepada NOC atau pihak terkait apabila gangguan memerlukan penanganan lebih lanjut.

4. Penguasaan Fiber Optik dan Manajemen Core

  • Menguasai proses penyambungan kabel fiber optik menggunakan fusion splicer (jointer), termasuk persiapan serat, penyambungan, perlindungan sambungan, dan pemeriksaan hasil sambungan.
  • Memahami dan mengelola penggunaan core kabel fiber optik, termasuk identifikasi, penomoran, labeling, pencatatan alokasi core, serta pemetaan jalur kabel.
  • Melakukan dan mengawasi pekerjaan penyambungan kabel FO berkapasitas banyak core, termasuk pengaturan pembagian core, penyusunan serat di dalam closure, serta penataan hasil sambungan agar rapi dan mudah ditelusuri.
  • Memahami jalur dan topologi jaringan fiber optik, termasuk backbone, distribusi, ODC, ODP, closure, serta titik terminasi jaringan.
  • Melakukan pengukuran dan analisis redaman fiber optik menggunakan alat ukur yang sesuai, seperti optical power meter dan OTDR apabila diperlukan.
  • Menganalisis hasil pengukuran untuk mengidentifikasi potensi gangguan, seperti sambungan dengan redaman tinggi, kabel putus, tekukan kabel, atau gangguan pada jalur optik.
  • Memastikan setiap perubahan jalur, penyambungan, pemindahan, atau penggunaan core dicatat dan diperbarui dalam dokumentasi jaringan perusahaan.
  • Mengawasi pekerjaan penarikan kabel, perbaikan jalur backbone, pembangunan jalur baru, serta penambahan atau perubahan infrastruktur FO.

5. Troubleshooting dan Dukungan Teknis

  • Menangani permasalahan konektivitas, perangkat pelanggan, kabel jaringan, serta gangguan pada infrastruktur fiber optik.
  • Menggunakan alat ukur dan perangkat pendukung untuk melakukan pemeriksaan, pengujian, dan analisis gangguan secara sistematis.
  • Memberikan arahan teknis kepada anggota tim dalam menyelesaikan permasalahan yang kompleks.
  • Melakukan analisis akar penyebab gangguan (root cause analysis) dan menyusun langkah pencegahan agar permasalahan serupa tidak terus berulang.
  • Berkoordinasi dengan NOC dan Helpdesk dalam penanganan tiket gangguan serta memastikan hasil pekerjaan diperbarui pada sistem perusahaan.

6. Survey Lokasi dan Pengembangan Jaringan

  • Melakukan dan mengawasi survei lokasi untuk instalasi pelanggan, penarikan kabel, pembangunan jalur baru, serta pengembangan infrastruktur jaringan.
  • Menentukan kebutuhan material, perangkat, panjang kabel, jalur penarikan, dan estimasi tenaga kerja berdasarkan kondisi lapangan.
  • Memberikan rekomendasi teknis terkait pengembangan, optimasi, pemindahan, atau perbaikan jalur jaringan.
  • Mengidentifikasi potensi risiko pada jalur kabel dan menentukan metode pekerjaan yang aman serta efisien.
  • Memastikan pelaksanaan pekerjaan proyek sesuai spesifikasi teknis, kebutuhan material, jadwal, dan kesepakatan pekerjaan.

7. Pengawasan Kualitas Pekerjaan

  • Memastikan pekerjaan instalasi, perbaikan, penyambungan FO, dan pembangunan jaringan memenuhi standar teknis serta SOP perusahaan.
  • Memeriksa hasil pengukuran redaman, kerapian instalasi, kualitas sambungan, penataan kabel, dan fungsi perangkat sebelum pekerjaan dinyatakan selesai.
  • Memastikan dokumentasi pekerjaan lengkap, akurat, dan sesuai dengan kondisi aktual di lapangan.
  • Melakukan pemeriksaan ulang terhadap pekerjaan yang belum memenuhi standar serta mengarahkan teknisi untuk melakukan perbaikan.
  • Mengawasi penggunaan material dan perangkat agar sesuai kebutuhan serta meminimalkan pemborosan dan kehilangan.

8. Koordinasi dan Pelayanan Pelanggan

  • Berkoordinasi dengan divisi NOC, Helpdesk, dan divisi terkait dalam pelaksanaan instalasi, penanganan gangguan, pemeliharaan, serta pengembangan jaringan.
  • Menyampaikan informasi mengenai progres pekerjaan, kendala lapangan, kebutuhan material, dan estimasi penyelesaian kepada pihak terkait.
  • Memberikan penjelasan teknis kepada pelanggan secara jelas, sopan, dan profesional apabila diperlukan.
  • Memastikan anggota tim menjaga etika kerja dan memberikan pelayanan yang baik selama bertugas di lokasi pelanggan.

9. Dokumentasi dan Pelaporan

  • Memastikan seluruh pekerjaan instalasi, perbaikan, pemeliharaan, dan proyek dicatat dalam sistem perusahaan secara lengkap dan tepat waktu.
  • Memeriksa laporan harian teknisi, status tiket, dokumentasi foto, hasil pengukuran redaman, serta catatan material yang digunakan.
  • Membuat laporan progres dan hasil pekerjaan tim, termasuk pekerjaan yang belum selesai, kendala lapangan, serta kebutuhan tindak lanjut.
  • Memelihara dan memperbarui data jalur jaringan, alokasi core, titik sambungan, closure, ODC, ODP, dan perubahan konfigurasi jaringan.
  • Melaporkan kondisi infrastruktur, potensi risiko gangguan, serta kebutuhan pengadaan material atau perangkat kepada atasan.

10. Keselamatan Kerja dan Pengelolaan Peralatan

  • Memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan memperhatikan keselamatan kerja, terutama pada pekerjaan di ketinggian, penggunaan tangga, dan pekerjaan di jalur kabel.
  • Memastikan alat kerja, fusion splicer, alat ukur, dan perlengkapan teknisi digunakan serta disimpan dengan benar.
  • Mengawasi ketersediaan, kondisi, dan penggunaan material serta peralatan kerja tim.
  • Melaporkan kerusakan, kehilangan, atau kekurangan alat dan material kepada pihak yang berwenang.

Requirements

Skills:

  • Project Management
  • Teamwork
  • Fiber Optic Systems
  • Team Management
  • Customer Service