Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penerapan sistem pengendalian internal di perusahaan.
Melakukan pemeriksaan terhadap proses operasional, dokumen, transaksi, dan laporan untuk memastikan kesesuaiannya dengan SOP serta kebijakan perusahaan.
Mengidentifikasi kelemahan pengendalian internal, ketidaksesuaian prosedur, dan potensi risiko operasional.
Melakukan analisis terhadap temuan serta mengidentifikasi akar permasalahan (root cause analysis).
Menyusun laporan hasil pemeriksaan beserta rekomendasi perbaikan.
Memantau tindak lanjut atas temuan audit dan memastikan tindakan korektif dilaksanakan.
Mengevaluasi efektivitas penerapan SOP dan prosedur pengendalian internal.
Berkoordinasi dengan departemen terkait untuk meningkatkan efektivitas kontrol dan meminimalkan risiko perusahaan.
Memberikan masukan untuk perbaikan proses bisnis dan penguatan tata kelola perusahaan.