Staf HR Training & Development

PT. Digizecal Vita GunaKaranganyar, Jawa Tengahglintsveröffentlicht 24.10.2026

Aufgaben

Jobdesk

  1. Training Needs Analysis (TNA)
  • Melakukan analisis kebutuhan pelatihan berdasarkan kebutuhan organisasi, tuntutan jabatan, hasil evaluasi kinerja, kesenjangan kompetensi, serta masukan dari leader.
  • Mengumpulkan dan mengolah data kebutuhan pengembangan melalui wawancara, kuesioner, observasi, diskusi dengan leader, atau metode lain yang relevan.
  • Menyusun instrumen TNA dan memetakan kebutuhan pengembangan berdasarkan prioritas, tingkat urgensi, serta dampaknya terhadap kinerja.
  • Mengidentifikasi kebutuhan pengembangan kompetensi teknis, kepemimpinan, komunikasi, pola pikir, dan perilaku kerja.
  1. Training Program Development & Implementation
  • Menyusun rencana program pelatihan berdasarkan hasil TNA dan prioritas pengembangan perusahaan.
  • Merancang kurikulum, materi, modul, panduan, serta metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta.
  • Mengoordinasikan pelaksanaan pelatihan internal maupun eksternal, termasuk jadwal, peserta, fasilitator, dan kebutuhan pendukung.
  • Memfasilitasi sesi pembelajaran internal sesuai kompetensi dan kebutuhan perusahaan.
  • Berkoordinasi dengan leader atau tenaga ahli terkait untuk memastikan materi pelatihan sesuai dengan kebutuhan pekerjaan.
  • Mengelola dokumentasi dan administrasi seluruh program pelatihan secara sistematis.
  1. Coaching & Individual Development
  • Melakukan sesi coaching dasar bagi karyawan sesuai kebutuhan pengembangan dan prioritas perusahaan.
  • Membantu karyawan dan leader mengidentifikasi kesenjangan kompetensi, menetapkan tujuan pengembangan, serta menyusun langkah perbaikan yang terukur.
  • Menyusun dan memantau Individual Development Plan (IDP) berdasarkan hasil TNA, evaluasi kinerja, dan hasil coaching.
  • Melakukan tindak lanjut secara berkala untuk memantau penerapan hasil pelatihan dan perkembangan kompetensi karyawan.
  • Mendampingi leader dalam mengembangkan kemampuan coaching dasar agar proses pengembangan karyawan dapat berjalan berkelanjutan.
  • Mengidentifikasi kebutuhan pengembangan lanjutan atau kebutuhan pendampingan tenaga ahli apabila diperlukan.
  1. Employee & Leadership Development
  • Mendukung penyusunan program pengembangan kompetensi karyawan dan leader sesuai kebutuhan organisasi.
  • Mengidentifikasi potensi karyawan dan kebutuhan pengembangan kepemimpinan bersama HR dan leader terkait.
  • Mendukung program pengembangan budaya perusahaan melalui pelatihan, pembelajaran, coaching, dan aktivitas internalisasi nilai.
  • Membantu mengembangkan pola pembelajaran berkelanjutan agar karyawan dapat meningkatkan kompetensi dan kualitas kinerja.
  • Berkolaborasi dengan tim HR dan seluruh divisi untuk memastikan program pengembangan selaras dengan tujuan bisnis dan budaya perusahaan.

Anforderungen

Kualifikasi

  1. Pendidikan minimal S1 Psikologi, Manajemen SDM, Manajemen, atau bidang relevan.
  2. Memiliki pengalaman minimal 1–2 tahun di bidang Training & Development, Learning & Development, atau pengembangan SDM.
  3. Memahami proses Training Needs Analysis (TNA) dan mampu melakukan analisis kebutuhan pelatihan berdasarkan kesenjangan kompetensi, kebutuhan jabatan, hasil evaluasi kinerja, serta kebutuhan organisasi.
  4. Mampu menyusun rencana pengembangan individu (Individual Development Plan/IDP) berdasarkan hasil TNA dan kebutuhan pengembangan karyawan.
  5. Mampu merancang program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan kompetensi teknis (hard skills) maupun perilaku kerja (soft skills).
  6. Memahami prinsip dan tahapan coaching serta mampu melakukan sesi coaching dasar secara terstruktur.
  7. Mampu membantu karyawan mengidentifikasi kesenjangan kompetensi, menemukan solusi, menetapkan tujuan pengembangan, dan menyusun rencana tindak lanjut.
  8. Mampu memberikan umpan balik yang konstruktif dan melakukan pemantauan terhadap perkembangan karyawan.
  9. Mampu berkomunikasi secara aktif, mengajukan pertanyaan yang menggali, mendengarkan secara efektif, dan membangun hubungan kerja yang positif.
  10. Senang belajar, terbuka terhadap perubahan, serta memiliki ketertarikan untuk membantu orang lain berkembang.
  11. Mampu berkolaborasi dengan leader dan berbagai divisi untuk mengidentifikasi kebutuhan serta mengevaluasi hasil pengembangan karyawan.