QC Leader

PT. CT Advance TechnologyCilegon, Bantenglintsveröffentlicht 20.08.2026
  1. Pengawasan Aktivitas QC di Lapangan

Mengawasi pelaksanaan inspeksi dan testing yang dilakukan oleh QC Inspector. Memastikan seluruh aktivitas inspeksi dilaksanakan sesuai ITP, drawing, PO, specification, dan applicable standards. Memastikan setiap tahapan proses telah mendapatkan acceptance sebelum dilanjutkan ke proses berikutnya. Melakukan monitoring langsung terhadap aktivitas machining, assembly, welding, NDE, pressure test, dimensional inspection, visual inspection, dan final inspection

  1. Technical Control terhadap QC Inspector

Memberikan arahan teknis kepada QC Inspector terkait metode dan acceptance criteria inspeksi. Melakukan review awal terhadap hasil inspeksi sebelum disampaikan kepada QC Supervisor. Memastikan hasil pengukuran dan inspection report sesuai dengan kondisi aktual produk. Memastikan penggunaan alat ukur dan inspection equipment dalam kondisi valid/calibrated

  1. Technical Verification Produk

Melakukan verifikasi terhadap kondisi aktual produk, termasuk:

Material identification dan heat number. Dimensional requirement. Machining condition. Thread dan connection. Flange dimension. Surface condition. NDE result. Pressure test configuration dan result. Marking dan identification. Product traceability.

  1. Penanganan Ketidaksesuaian di Lapangan

Mengidentifikasi dan melakukan initial assessment terhadap deviation atau non-conformity. Melakukan containment terhadap produk yang tidak sesuai. Berkoordinasi dengan Production untuk menentukan tindakan perbaikan/rework sesuai prosedur. Memastikan hasil rework/retest dilakukan inspeksi kembali sebelum produk dilanjutkan ke proses berikutnya. Melaporkan NCR atau potential NCR kepada QC Supervisor.

  1. Koordinasi dengan Production

Menjadi technical point of contact antara QC dan Production di area kerja. Memberikan klarifikasi terhadap requirement inspeksi yang berkaitan dengan proses produksi. Memastikan hasil inspeksi dan finding QC segera ditindaklanjuti oleh Production. Melakukan monitoring terhadap rework, repair, retest, dan pending inspection.

  1. Monitoring Progress QC

Memantau progress inspeksi harian dari seluruh QC Inspector. Mengontrol status Accepted, Pending, Hold, Rework, Reject, dan Retest. Memastikan tidak terjadi backlog inspection yang dapat menghambat production atau delivery. Menyampaikan status dan issue teknis kepada QC Supervisor.

  1. Dokumentasi & Traceability

Memastikan inspection record dibuat berdasarkan kondisi aktual. Memastikan traceability antara: Material → Heat Number → Production → Inspection → NDE → Pressure Test → Final Inspection → Release Document. Melakukan preliminary review terhadap inspection report sebelum masuk ke final document review.

Skills: Incoming Quality Control (IQC), Customer Service, Administration, Microsoft Word, Microsoft Excel, Outgoing Quality Control (OQC), Microsoft Office, Public Speaking, Teamwork, In-Process Quality Control (IPQC)