Melakukan pemeriksaan kondisi mesin automation sebelum dan sesudah digunakan untuk memastikan mesin berfungsi dengan baik.
Melaksanakan perawatan berkala (preventive maintenance) terhadap mesin automation guna menjaga keandalan dan kinerja mesin.
Melakukan perbaikan (corrective maintenance) terhadap mesin automation apabila terjadi kerusakan atau gangguan operasional.
Melakukan analisis dan penanganan gangguan (troubleshooting) pada sistem mekanik, elektrik, pneumatik, dan kontrol mesin automation.
Melakukan setting, penyesuaian, dan kalibrasi parameter mesin automation sesuai spesifikasi dan kebutuhan proses produksi.
Memastikan seluruh sensor, motor, actuator, panel kontrol, wiring, dan komponen pendukung mesin berfungsi dengan baik.
Melakukan pengujian fungsi mesin setelah proses perbaikan, pemasangan, atau modifikasi untuk memastikan mesin siap digunakan.
Melaksanakan modifikasi dan pengembangan sistem mesin automation guna meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan produktivitas kerja.
Memastikan ketersediaan dan kondisi spare part serta komponen pendukung mesin automation.
Membuat laporan hasil pemeriksaan, perawatan, perbaikan, dan penggunaan spare part mesin automation.
Melakukan koordinasi dengan bagian Produksi, Maintenance, dan departemen terkait dalam penanganan kendala mesin.
Memastikan seluruh pekerjaan perawatan dan perbaikan mesin dilaksanakan sesuai SOP, standar keselamatan kerja (K3), dan prosedur Lock Out Tag Out (LOTO) yang berlaku.
Melaporkan setiap kerusakan, potensi bahaya, dan kendala teknis kepada atasan untuk mendapatkan tindak lanjut.