OPERATOR MESIN V-GROOVING

PT PYC LOGAM INDONESIAJakarta Barat, DKI Jakartaglintsobjavljeno 17. 10. 2026.

Untuk menjadi operator mesin V-Grooving (mesin grooving/pengaluran pelat logam seperti stainless steel, aluminium, atau mild steel yang biasa digunakan untuk persiapan tekukan/bending tajam), seseorang memerlukan kombinasi keterampilan teknis, ketelitian, dan pemahaman keselamatan kerja. Berikut adalah detail skill yang diperlukan:

  1. Kemampuan Membaca dan Memahami Gambar Teknik (Blueprint)Interpretasi Gambar: Operator harus mampu membaca gambar kerja/shop drawing untuk mengetahui posisi alur, sudut cekungan V, jarak pitch, serta toleransi ukuran yang diinginkan.Kalkulasi Dimensi: Memahami perhitungan ketebalan sisa material (remaining thickness) di dasar alur setelah proses grooving agar hasil tekukan (bending) nantinya akurat dan tidak jebol.
  2. Pengoperasian dan Pemrograman Mesin (Machine Operation & CNC)Setup Mesin V-Grooving: Menguasai cara menyalakan, melakukan homing (reset titik nol), mengatur posisi klem penjepit pelat, serta menyetel sistem hidrolik atau pneumatik pada mesin.Pengaturan Parameter Pemotongan: Mampu memasukkan dan menyesuaikan parameter ke panel kontrol CNC (jika mesin sudah CNC), seperti kecepatan potong (cutting speed), kedalaman potong (grooving depth), dan langkah jalannya pisau (cutter travel).Pemahaman Material: Mengenal karakteristik berbagai jenis logam (stainless steel, besi, aluminium, tembaga) karena tingkat kekerasan material memengaruhi kecepatan makan (feed rate) dan kedalaman grooving yang aman.
  3. Penanganan Alat Ukur Presisi (Measuring Tools)Penggunaan Alat Ukur: Mahir menggunakan jangka sorong (caliper) dan mikrometer untuk mengukur ketebalan pelat, kedalaman alur V, serta sudut kemiringan dengan akurasi tinggi (biasanya dalam satuan milimeter atau mikron).
  4. Perawatan Alat dan Pisau Potong (Tooling & Maintenance)Inspeksi Mata Pisau: Mampu mengenali kondisi pisau grooving (apakah sudah aus, tumpul, atau sumbing). Operator harus tahu kapan waktu yang tepat untuk mengasah atau mengganti mata pisau agar hasil aluran tetap bersih dan presisi. Maintenance Rutin: Memahami perawatan harian mesin, seperti membersihkan sisa tatal/serpihan logam dari area kerja dan rel pemandu (guide rail), serta melakukan pelumasan (greasing/oiling) pada bagian mekanis mesin secara berkala.
  5. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)Keselamatan Kerja Logam: Memahami risiko kerja karena berurusan dengan tepi pelat logam yang tajam dan serpihan pisau yang panas/runcing. Penggunaan APD: Wajib disiplin menggunakan Alat Pelindung Diri seperti kacamata safety, sarung tangan tahan potong, dan sepatu safety.