Menyusun single line diagram (SLD), wiring diagram, skema kontrol, dan block diagram sistem distribusi daya listrik.
Membuat layout penempatan panel listrik (MCC/LCP), jalur kabel (cable tray/cable trench), sistem penerangan (lighting), penangkal petir, dan grounding system di area pabrik atau anjungan lepas pantai (offshore/onshore).
Berkoordinasi dengan bagian instrumen, perpipaan (piping), dan mekanikal untuk memastikan tidak ada benturan (clash), seperti jalur kabel dengan pipa proses.
Memastikan seluruh gambar mematuhi standar keselamatan migas yang ketat, seperti IEC, NEC, atau ATEX untuk area berbahaya (hazardous area classification).
Memperbarui gambar kerja jika ada perubahan di lapangan selama proses konstruksi hingga menjadi dokumen akhir (as-built drawing).
Anforderungen
Pendidikan Sarjana (S1) dari jurusan Teknik Elektro, Teknik Listrik, atau Teknik Konversi Energi untuk posisi yang lebih kompleks.
Mahir menggunakan AutoCAD, Autodesk Revit, SketchUp, SolidWorks, atau MicroStation.
Menguasai pembuatan Single Line Diagram (SLD), Cable Schedule, Termination Diagram, Grounding & Earthing Drawing, serta Panel Layout.
Memahami sistem MEP (Mechanical, Electrical, Plumbing) serta kode dan standar kelistrikan nasional maupun internasional (PUIL, IEC, atau ANSI).
Mampu membuat As-Built Drawing dan menghitung kebutuhan material atau Material Take Off (MTO).
Pengalaman minimal 2–5 tahun di proyek konstruksi, manufaktur, gedung bertingkat, atau industri energi seperti Migas dan Pembangkit Listrik.
Teliti, memiliki akurasi tinggi terhadap detail gambar, serta mampu berkoordinasi dengan baik bersama engineer dan tim lapangan.