MANAGER QC

PT. Hana Master JayaBandung Barat, Jawa Baratglintspublished 09/29/2026

KUALIFIKASI

  • Pendidikan minimal S1 Teknik Elektro, Teknik Elektronika, Teknik Industri, Teknik Mesin, atau bidang terkait.
  • Memiliki pengalaman minimal 5–8 tahun di bidang Quality/Quality Control, dengan minimal 2–3 tahun pada posisi Supervisor/Manager.
  • Memiliki pengalaman di industri Electronic Manufacturing Services (EMS), PCB Assembly, SMT, Auto Insert, atau Electronic Manufacturing.
  • Memahami proses dan quality control pada SMT, PCB Assembly, Soldering, Assembly, Testing, dan Final Inspection.
  • Memahami standar IPC-A-610 dan J-STD-001.
  • Memahami penggunaan dan pengendalian proses AOI, SPI, ICT, Functional Test, dan alat inspeksi elektronik.
  • Menguasai metode QC 7 Tools, 8D, 5 Why, Fishbone, Pareto, SPC, FMEA, Control Plan, MSA, dan CAPA.
  • Memahami sistem manajemen mutu ISO 9001; pemahaman IATF 16949 menjadi nilai tambah.
  • Memiliki pengalaman menangani customer complaint, internal defect, supplier quality issue, dan corrective action.
  • Memahami proses Incoming Quality Control (IQC), In-Process Quality Control (IPQC), dan Outgoing/Final Quality Control (OQC/FQC).
  • Memiliki kemampuan analisis data kualitas dan problem solving yang baik.
  • Memiliki kemampuan leadership, komunikasi, koordinasi lintas departemen, dan pengambilan keputusan.
  • Mampu bekerja dengan target dan dalam lingkungan manufacturing yang dinamis.
  • Mampu menggunakan Microsoft Office, khususnya Excel untuk analisis dan pelaporan kualitas.
  • Bahasa Inggris aktif secara lisan dan tulisan menjadi nilai tambah, terutama untuk komunikasi dengan customer atau principal luar negeri.

Tanggung Jawab

  1. Quality Control Process
  • Mengendalikan aktivitas Incoming Quality Control (IQC), In-Process Quality Control (IPQC), dan Outgoing/Final Quality Control (OQC/FQC).
  • Memastikan kualitas proses SMT, Auto Insert, Manual Insert, PCB Assembly, Soldering, Assembly, Testing, dan Inspection sesuai standar.
  • Menetapkan dan memastikan parameter inspeksi serta acceptance criteria setiap proses.
  • Memastikan penerapan Control Plan, Inspection Standard, Work Instruction, dan Quality Standard.
  1. PCB & Electronic Product Quality
  • Memastikan kualitas PCB Assembly berdasarkan drawing, BOM, specification, dan customer requirement.
  • Mengendalikan defect seperti solder bridge, insufficient solder, solder crack, tombstoning, missing component, wrong component, misalignment, polarity error, dan soldering defect.
  • Memastikan hasil AOI, SPI, ICT, Functional Test, Visual Inspection dan inspection lainnya memenuhi standar.
  • Melakukan monitoring terhadap yield dan defect pada setiap proses.
  1. Problem Solving & Corrective Action
  • Memimpin investigasi terhadap masalah kualitas menggunakan 5 Why, Fishbone, Pareto, 8D, dan QC 7 Tools.
  • Menentukan dan memonitor tindakan Corrective Action & Preventive Action (CAPA).
  • Melakukan analisis terhadap recurring defect dan menetapkan tindakan pencegahan.
  • Berkoordinasi dengan Production, Engineering, R&D, Procurement, dan Supplier dalam penyelesaian masalah kualitas.
  1. Customer Quality
  • Menangani dan memonitor customer complaint terkait kualitas produk.
  • Menyiapkan laporan investigasi dan corrective action seperti 8D Report.
  • Memastikan tindak lanjut customer complaint sesuai target waktu.
  • Berkoordinasi dengan Customer/Customer Quality terkait requirement dan permasalahan kualitas.
  1. Supplier Quality
  • Berkoordinasi dengan Purchasing dan Supplier terkait material/komponen yang tidak sesuai.
  • Memantau kualitas material seperti PCB, electronic components, IC, resistor, capacitor, connector, transformer, dan material pendukung lainnya.
  • Mendukung proses supplier evaluation dan improvement.
  • Memastikan supplier melakukan corrective action terhadap material NG.
  1. Quality System
  • Memastikan implementasi sistem kualitas sesuai ISO 9001, IATF 16949 apabila dipersyaratkan pelanggan, serta standar terkait produk elektronik.
  • Memastikan kesiapan dokumen dan evidence untuk internal audit, customer audit, dan external audit.
  • Mengendalikan temuan audit dan memastikan corrective action selesai sesuai target.
  1. Measurement & Calibration
  • Memastikan seluruh alat ukur dan inspection equipment dalam kondisi layak digunakan.
  • Mengendalikan program calibration dan verification.
  • Memastikan penggunaan alat ukur sesuai standar dan memiliki status kalibrasi yang valid.
  • Mengontrol equipment seperti multimeter, microscope, soldering inspection equipment, measuring tools, tester, dan equipment inspection lainnya.
  1. Quality Improvement
  • Menganalisis data Defect Rate, PPM, Yield, FPY, Rework, Scrap, dan Customer Complaint.
  • Menjalankan program Continuous Improvement untuk meningkatkan kualitas dan menurunkan defect.
  • Mengidentifikasi proses yang memiliki risiko kualitas tinggi dan menetapkan improvement plan.
  • Berkoordinasi dengan Production dan Engineering untuk meningkatkan process capability.
  1. Leadership & Team Management
  • Memimpin dan mengembangkan tim QC.
  • Menetapkan pembagian tugas IQC, IPQC, OQC/FQC, dan Quality Inspector.
  • Menentukan kebutuhan manpower berdasarkan volume dan kebutuhan produksi.
  • Melakukan evaluasi kinerja dan kompetensi personel QC.
  • Memastikan seluruh personel memahami standar inspeksi dan quality awareness.

Skills: Microsoft Office, Quality Control, Teamwork, Automotive Engineering, Customer Service, Reliability Engineering, Microsoft Word, Risk Management, Microsoft Excel, Quality Assurance