Pendidikan minimal S1 Teknik Elektro, Teknik Elektronika, Teknik Industri, Teknik Mesin, atau bidang terkait.
Memiliki pengalaman minimal 5–8 tahun di bidang Quality/Quality Control, dengan minimal 2–3 tahun pada posisi Supervisor/Manager.
Memiliki pengalaman di industri Electronic Manufacturing Services (EMS), PCB Assembly, SMT, Auto Insert, atau Electronic Manufacturing.
Memahami proses dan quality control pada SMT, PCB Assembly, Soldering, Assembly, Testing, dan Final Inspection.
Memahami standar IPC-A-610 dan J-STD-001.
Memahami penggunaan dan pengendalian proses AOI, SPI, ICT, Functional Test, dan alat inspeksi elektronik.
Menguasai metode QC 7 Tools, 8D, 5 Why, Fishbone, Pareto, SPC, FMEA, Control Plan, MSA, dan CAPA.
Memahami sistem manajemen mutu ISO 9001; pemahaman IATF 16949 menjadi nilai tambah.
Memiliki pengalaman menangani customer complaint, internal defect, supplier quality issue, dan corrective action.
Memahami proses Incoming Quality Control (IQC), In-Process Quality Control (IPQC), dan Outgoing/Final Quality Control (OQC/FQC).
Memiliki kemampuan analisis data kualitas dan problem solving yang baik.
Memiliki kemampuan leadership, komunikasi, koordinasi lintas departemen, dan pengambilan keputusan.
Mampu bekerja dengan target dan dalam lingkungan manufacturing yang dinamis.
Mampu menggunakan Microsoft Office, khususnya Excel untuk analisis dan pelaporan kualitas.
Bahasa Inggris aktif secara lisan dan tulisan menjadi nilai tambah, terutama untuk komunikasi dengan customer atau principal luar negeri.
Tanggung Jawab
Quality Control Process
Mengendalikan aktivitas Incoming Quality Control (IQC), In-Process Quality Control (IPQC), dan Outgoing/Final Quality Control (OQC/FQC).
Memastikan kualitas proses SMT, Auto Insert, Manual Insert, PCB Assembly, Soldering, Assembly, Testing, dan Inspection sesuai standar.
Menetapkan dan memastikan parameter inspeksi serta acceptance criteria setiap proses.
Memastikan penerapan Control Plan, Inspection Standard, Work Instruction, dan Quality Standard.
PCB & Electronic Product Quality
Memastikan kualitas PCB Assembly berdasarkan drawing, BOM, specification, dan customer requirement.
Mengendalikan defect seperti solder bridge, insufficient solder, solder crack, tombstoning, missing component, wrong component, misalignment, polarity error, dan soldering defect.
Memastikan hasil AOI, SPI, ICT, Functional Test, Visual Inspection dan inspection lainnya memenuhi standar.
Melakukan monitoring terhadap yield dan defect pada setiap proses.
Problem Solving & Corrective Action
Memimpin investigasi terhadap masalah kualitas menggunakan 5 Why, Fishbone, Pareto, 8D, dan QC 7 Tools.
Menentukan dan memonitor tindakan Corrective Action & Preventive Action (CAPA).
Melakukan analisis terhadap recurring defect dan menetapkan tindakan pencegahan.
Berkoordinasi dengan Production, Engineering, R&D, Procurement, dan Supplier dalam penyelesaian masalah kualitas.
Customer Quality
Menangani dan memonitor customer complaint terkait kualitas produk.
Menyiapkan laporan investigasi dan corrective action seperti 8D Report.
Memastikan tindak lanjut customer complaint sesuai target waktu.
Berkoordinasi dengan Customer/Customer Quality terkait requirement dan permasalahan kualitas.
Supplier Quality
Berkoordinasi dengan Purchasing dan Supplier terkait material/komponen yang tidak sesuai.
Memantau kualitas material seperti PCB, electronic components, IC, resistor, capacitor, connector, transformer, dan material pendukung lainnya.
Mendukung proses supplier evaluation dan improvement.
Memastikan supplier melakukan corrective action terhadap material NG.
Quality System
Memastikan implementasi sistem kualitas sesuai ISO 9001, IATF 16949 apabila dipersyaratkan pelanggan, serta standar terkait produk elektronik.
Memastikan kesiapan dokumen dan evidence untuk internal audit, customer audit, dan external audit.
Mengendalikan temuan audit dan memastikan corrective action selesai sesuai target.
Measurement & Calibration
Memastikan seluruh alat ukur dan inspection equipment dalam kondisi layak digunakan.
Mengendalikan program calibration dan verification.
Memastikan penggunaan alat ukur sesuai standar dan memiliki status kalibrasi yang valid.
Mengontrol equipment seperti multimeter, microscope, soldering inspection equipment, measuring tools, tester, dan equipment inspection lainnya.
Quality Improvement
Menganalisis data Defect Rate, PPM, Yield, FPY, Rework, Scrap, dan Customer Complaint.
Menjalankan program Continuous Improvement untuk meningkatkan kualitas dan menurunkan defect.
Mengidentifikasi proses yang memiliki risiko kualitas tinggi dan menetapkan improvement plan.
Berkoordinasi dengan Production dan Engineering untuk meningkatkan process capability.
Leadership & Team Management
Memimpin dan mengembangkan tim QC.
Menetapkan pembagian tugas IQC, IPQC, OQC/FQC, dan Quality Inspector.
Menentukan kebutuhan manpower berdasarkan volume dan kebutuhan produksi.
Melakukan evaluasi kinerja dan kompetensi personel QC.
Memastikan seluruh personel memahami standar inspeksi dan quality awareness.
Skills: Microsoft Office, Quality Control, Teamwork, Automotive Engineering, Customer Service, Reliability Engineering, Microsoft Word, Risk Management, Microsoft Excel, Quality Assurance